Re : Berbincang Dengan Pemuda Timor

Dari Blog Lama

Kisah ini bermula pada suatu pagi nan sejuk d kota malang yang terkenal dingin. Saya mulai bergegas untuk melakukan kewajiban kuliah. Hiruk pikuk kota malang super sibuk sudah menjadi pemandangan biasa bagi saya.

Ditengah suasana biasa ini ada sesuatu yang membuat saya tercengang karena ada seorang mahasiswa transfer di kampus saya sebut saja 'mas X' asal negara tetangga yang dulu adalah bagian dari negara Indonesia tercinta ini yaitu Timor Leste.

Setelah lepas dari keadaan heran bercampur takjub karena hari-hari sebelumnya 'mas x' tidak pernah datang sepagi ini dikampus. Akhirnya saya sempatkan diri untuk menyapa dan sedikit berbincang dengan dia. Karena sebelumnya saya kurang kenal dia akhirnya saya mulai berkenalan dengan dia sesekali dia terbingungkan saat berdialog dengan saya karena sesekali saya menggunakan logat jawa timur-an yang cukup kental melekat pada saya.

Akhirnya perbincangan masalah nama dan kultur kita ulas dalam dialog singkat itu. Apa yang membuat saya takjub dengan sosok 'mas x'?. Dia sangat mengenal arti nama khas orang portugis yang diberikan orang tuanya dan dia juga sangat mengenal ragam budaya yang ada di negara asalnya dan bahkan dia tidak canggung untuk mengajari saya berbahasa 'portu' begitulah mereka menyebut bahasa sehari-hari mereka.

Sempat saya melontarkan pertanyaan "saya lupa, timor tu merdeka udah berapa tahun y?". Dia menjawab dengan sangat paham dengan sejarah negaranya sendiri. Yang membuat saya malu tidak kepayang adalah 'mas x' menanyakan kepada saya tentang budaya yang ada di daerah malang dan saya tidak bisa menjawabnya.

Setelah beberapa waktu berbincang ada seorang teman yang ikut berbincang dengan saya dan 'mas x' dia juga seorang timor wah saya semakin takjub karena mereka benar-benar mengenal negara mereka.

Yang saya pikirkan saat itu ialah
"Kapan ya ada remaja Indonesia yang bisa benar-benar cinta tanah air ini".
"Kapan budaya kita dihargai oleh orang lain?"
"Kapan saya bisa mengabdikan diri untuk bangsa ini?"
"Kenapa kecintaan pada tanah air semakin menghilang?"
"Ada yang salah dengan Indonesia?"

2 Responses to "Re : Berbincang Dengan Pemuda Timor"

us3 Says :
June 2, 2009 at 1:07 PM

alangkah lbh baiknya kalo isi dialog itu jg ditulis :)

yeah..perubahan dimulai dari diri sendiri..gut luck!

Satria Abdullah Says :
June 2, 2009 at 1:47 PM

Jadi yang dimaksud detil y?
thanks banget atas masukannya,,,
jangan bosen y mampir d blog saya ini,,

Post a Comment