Showing posts with label Ide. Show all posts
Showing posts with label Ide. Show all posts

Pancasila, Penting Loh !!

Indonesia negara kita tercinta mempunyai sebuah dasar negara yang senantiasa dijunjung tinggi oleh tiap generasi. Nilai luhur didalamnya selalu digunakan untuk mendasari undang-undang yang berlaku di Indonesia. Dalam perkembangannya, pancasila tidak lagi menjadi tolak ukur dalam hal politik.

Dalam sila pertama diungkapkan bahwa unsur ketuhanan menjadi unsur yang paling hebat. Karena butir ini menjiwai sila-sila yang lain dibawahnya. Yah, itulah unsur ketuhanan yang mengambil peranan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam unsur ketuhanan ini terdapat sebuah sub-sistem yang dikenal sebagai agama (sistem kepercayaan) yang mempunyai 3 unsur pokok yaitu unsur credo, ritus, dan moral (mengatur tentang perilaku manusia). Nah inilah yang harusnya benar-benar dicamkan oleh setiap calon pemimpin maupun pemimpin yang sedang dipercaya memimpin negeri ini.

Alasan ekonomi dan kesejahteraan rakyat adalah salah satu dari sekian banyak program yang dijanjikan oleh sebagian besar petinggi-petinggi negara yang menjabat. Huh dalam kasus ini, pengendalian terhadap moral yang merupakan bagian dari unsur dalam sila pertama seakan terabaikan karena alasan ekonomi dan kesejahteraan rakyat adalah yang paling utama. Mengembalikan Indonesia ke dalam dasar negara kita yaitu pancasila adalah ide utama dari artikel saya kali ini. Kenapa hal itu perlu dan sangat penting?, menurut saya pengembalian konsep dan visi kepemimpinan akan lebih efektif karena dengan membaiknya moral bangsa maka akan timbuk satu tonggak kenegaraan yang solid. Yang paling penting jika bangsa disadarkan akan pentingnya pemahaman agama maka sedikit diantara orang-orang Indonesia akan memperbuat sesuatu tanpa didasari moral. Dengan pendapat saya itu saya berharap jika tercipta kesadaran akan nilai luhur pancasila akan tercipta pula kesejahteraan rakyat.

Meskipun terkesan sulit, saya berharap hal ini dapat direalisasikan suatu saat nanti oleh generasi penerus bangsa yang sadar akan nilai luhur pancasila.

Momen Sumpah Pemuda II

Setelah ngelantur dalam artikel sebelumnya, kali ini saya ingin sekali mengungkapkan ide dan pandangan saya terhadap bangsa dan negara Indonesia. Semoga saja ada yang sependapat dengan saya (amiinnn).

Sebagai seorang mahasiswa, saya selalu saja merasa risih atas apa yang diperbuat oleh petinggi-pettinggi diatas sana (badan legislatif, dkk.). Pada satu kesempatan saya berbincang dengan teman sejawat mengenai masalah kenegaraan yang mungkin juga sedang ramai dibicarakan.

Inti dari pembicaraan saya saat itu adalah, 'mengingat kesuksesan Indonesia pada masa lampau'. Momentum sumpah pemuda saat itu adalah merupkan tolak ukur pembicaraan kami. Renungan solusi alternatif berdasarkan fakta-fakta masa lampau pun bermunculan dalam pembicaraan kami.

Simpulan yang saya dapat adalah, pergeseran moral bangsa kita merupakan salah satu penyebab kekacauan yang dialami bangsa ini. Sampai saat ini, seni adu domba juga acap kali terlihat dalam persaingan menuju perebutan kursi kekuasaan. Sangat berbeda dengan orang-orang orde lama yang masih menjunjung nilai pancasila terutama sila pertama. Dan pastinya sangat bertentangan dengan norma dan seluruh dari butir-butir dasar negara (pancasila).

Sumpah pemuda, satu bentuk berkembangnya pola pikir pemuda pemudi Indonesia. Bukti nyata atas kepiawaian dan berpengaruhnya unsur pemuda dan pemudi dalam pengembangan Indonesia dan perbaikan Indonesia. Tapi pada tahun 2009 ini, semangat itu telah terkikis oleh satu zaman yang disebut modernisani, saat para remaja berfikir rasional untuk keperluannya masing-masing. Banyak diantara anak muda Indonesia membuang waktu dengan percuma (termasuk saya), bahkan di institusi pendidikan pun waktu itu terbuang percuma. Sungguh mengagumkan membuat saya tercengang membahas fakta-fakta ini.

Jika para remaja mau menyamakan visi untuk Indonesia kedepan pasti ada satu jalan untuk mencapai Indonesia yang lebih baik atau bahkan menciptakan momen sumpah pemuda kedua yang lebih dahsyat karena modernisai yang ada pada diri setiap remaja.

Coretan - Indonesia

Indonesia
Bumi kaya nan elok di mata dunia
Semua kekayaan alam ada pada bumimu
Santun manusia yang memijakmu

Dunia, Engkau berpengaruh bagaikan arus air
Kau bawa kemana Indonesiaku ini
Satupun tak tersisa kenangan masa lalu

Indonesia,
Dulu aku tenang hidup di bumimu
Aku tenang menjejakkan langkahku
Tenang harap raih citaku

Indonesia
Kecemasan kini yang aku rasakan
Bagaikan sebuah teror,
Kau takutkan aku dalam segala hidupku

Indonesia,
Tutur manusiamu kini tlah hancur
Hilanglah sudah identitasmu
Jamrud khatulistiwa,hanya kenangan


Sebuah coretan generasi muda, bangkitlah indonesiaku. Kami para pemuda dan pemudi siap mengabdi padamu demi sebuah kejayaan masa lampau.

SBYpresidenku.com

Situs fans presiden sekaligus calon wakil presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) telah go public. Ratusan komentar dari berbagai macam sumber berdatangan silih berganti. Tidak pernah sepi, itu lah yang saya rasakan ketika beberapa kali berkunjung di situs tersebut. Inilah satu terobosan baru di Indonesia karena pertama kalinya ada cara kampanye dan mengumpulkan massa melalui media internet. Acungan dua jempol patutlah kita berikan kepada penggagas situs tersebut (pihak sby pastinya). Karena dengan media ini mungkin akan dapat tercipta image pemilu damai suatu saat nanti (diharapkan). Selain itu, agar para petinggi yang bersaing untuk memperebutkan kursi kekuasaan diatas sana tidak terlalu menunjukkan citra buruk mereka di mata masyarakat (memperolok, adu domba, dll.).

Bukan suatu rahasia memang kalau yang disebut politik menggunakan cara-cara yang tidak bermoral seperti saat ini. Pernahkah para calon pemimpin merasa malu akan apa yang telah ia kerjakan?, berfikir untuk kepentingan rakyat digunakan sebagai kedok. Apa sebenarnya yang mereka inginkan?

Semoga dengan go public situs sbypresidenku.com akan membawa banyak perubahan di negara kita ini. Amin

Seni Adu Domba, What?

Waduh hari yang aneh. Gimana ngga', tadi sore saya mendengar sebuah lagu yang menggetarkan hati untuk menulis artikel ini. Lagu tersebut bukannya menentramkan hati layaknya sebuah karya seni yang lain. Saya yang juga seorang penggemar dan pengamat musik merasa ada yang salah di negara kita ini.

Dalam lagu yang saya maksud (berasal dari managemen ternama di Indonesia) banyak sekali sindiran-sindiran yang harusnya tidak dapat disebut sebagai seni karena sifatnya provokasi terhadap hal negatif. 'Bak kacang goreng yang gurih' lagu provokasi tersebut ternyata diminati oleh khalayak luas. .

Suatu hal yang cukup mencengangkan ketika salah seorang teman saya yang belajar di negara orang mendengarkan lagu ini. Beberapa komentar yang muncul adalah sebagai berikut :

  • Ternyata Indonesia suka sekali politik adu domba
  • Dalam mengunggkapkan bakat seni ternyata banyak yang ngawur
  • Indonesia bagaikan negara tidak ber-Tuhan karena terlihat seperti tidak memiliki norma
Mendengar pendapat teman saya tersebut saya juga merasa prihatin atas apa yang terjadi di negara kita ini. Saya berharap pembaca sekalian memberikan tanggapan atas permasalahan ini.